BMKG dan U.S. Geological Survey melaporkan terjadinya gempa di Bengkulu, tanggal 18 Januari 2011 dini hari pukul 02:20:54 WIB atau di waktu global terjadi tanggal 17 January pada 19:20:56 UTC. Focal mechanism gempa ini juga telah dikeluarkan oleh Global CMT. Gempa ini tidak menimbulkan tsunami. Estimasi kedalaman 10 km oleh BMKG, 34 km oleh USGS, dan 36.6 km oleh CMT. Jarak ke pulau enggano ~ 10 km dan ke daratan sumatra 100~115 km.

Bintang kuning menunjukkan gempa Bengkulu pada 18 Januari 2011. M6.5 (BMKG); M6.0 (USGS); M6.0 (CMT). Titik hitam menunjukkan aktifitas gempa sejak 1973 hingga gempa Aceh 2004 dan Titik merah menggambarkan seismisitas setelah gempa Aceh 2004.

Bintang kuning menunjukkan gempa Bengkulu pada 18 Januari 2011. M6.5 (BMKG); M6.0 (USGS); M6.0 (CMT). Titik hitam menunjukkan aktifitas gempa sejak 1973 hingga gempa Aceh 2004 dan Titik merah menggambarkan seismisitas setelah gempa Aceh 2004.

Focal mechanism gempa ini menunjukkan bahwa gempa terjadi akibat subduksi lempeng indo-australia. Gempa ini terjadi tepat di ujung sequence gempa megathrust Aceh 2004, pada rupture area gempa enggano tahun 2000 (M7.9, abercrombie et al 2003)

Pertanyaannya: sejauh mana sequence dari gempa Aceh 2004??

Untuk Bengkulu, M6.5 dengan jarak ~100 km pada kedalaman 10~30 km menimbulkan getaran yang ringan namun cukup mengagetkan warga yang sedang tertidur, sebagaimana dilaporkan Kompas, detiknews, Media Indonesia, dan Jakarta Post. Hal ini dikonfirmasi oleh shaking map dari USGS.

Sejauh ini tidak ada gempa susulan dan belum ada laporan korban maupun kerusakan.  (agak heran juga ko berita-berita seperti saling copy paste)

Shaking map intensity, USGS

Shaking map intensity, USGS

 

Update berita dapat juga diikuti di: http://earthquake-report.com/2011/01/17/very-strong-earthquake-near-enggano-sumatra-indonesia/

Bengkulu pernah dua kali diguncang gempa besar yang merusak dan menelan korban, yaitu pada tahun 2000 berkekuatan Mw 7.9 dan tahun 2007 berkekuatan 7,9

note. kedalaman 10 atau 30 km biasanya menunjukkan kedalaman tidak dapat diestimasi.