Pasca hari pertama Ramadhan, kembali Jawa Barat dikejutkan dengan gempa bumi pada dini hari menjelang saur ramadhan ke-2. Pusat gempa berada di daerah tasik dengan magnitude 5.5 (USGS), dengan getaran yang terasa hingga Sukabumi dan Bandung.

Menurut usgs di: http://earthquake.usgs.gov/earthquakes/eqarchives/fm/neic_zvbu_fmt.php

Gempa terjadi pada Wednesday, August 11, 2010 at 19:10:21 UTC, atau Thursday, August 12, 2010 at 02:10:21 AM at epicenter.

Menurut USGS, Epicenter gempa berlokasi di 7.440°S, 107.162°E, atau di Selatan pantai Jawa Barat, Indonesia, pada dengan kedalaman 33.1 km (20.6 miles). Uncertainty horizontal +/- 7.9 km (4.9 miles)  depth +/- 7.3 km (4.5 miles). Sedangkan menurut BMKG berlokasi di 8.05 LS – 106.91 BT, pada kedalaman 10 km, dengan magnitude 5.8 SR.

5 km (40 miles) SSE of Sukabumi, Java, Indonesia
75 km (50 miles) SW of Bandung, Java, Indonesia
115 km (75 miles) W of Tasikmalaya, Java, Indonesia
145 km (90 miles) SSE of JAKARTA, Java, Indonesia

Pada peta gempa di bawah ini ditunjukkan oleh tanda bintang kuning. (peta courtesy USGS)

Melihat mekanisme-nya, gempa ini merupakan tipe thrust type, dengan arah perpendicular dengan trench, kemungkinan besar terjadi di slab, serupa dengan kejadian gempa Tasik tanggal 2 September 2010, dengan magnitude yang lebih kecil.

Terjadinya kembali gempa ini memperkuat analisaku akan geodinamika di daerah ini. Postseismik pasca gempa pangandaran 2006 masih terus berlangsung, sementara di daerah pelabuhan ratu ada coupling kurang lebih 20% dari subduksi australia. Perbedaan arah pergerakan tektonik di kedua daerha ini bertransisi di daerah Tasik, yang membuatnya perlahan “retak”. Keadaan ini diperkirakan akan kembali normal pada saat postseismik berakhir.