Ditemukan Gunung Api Raksasa Bawah Laut Sumatera
Kamis, 28 Mei 2009 | 18:08 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Tim yang terdiri dari gabungan para pakar
geologi Indonesia, AS, dan Perancis berhasil menemukan gunung api
raksasa di bawah perairan barat Sumatera. Gunung api tersebut
berdiameter 50 km dan tinggi 4.600 meter dan berada 330 km arah barat
Kota Bengkulu.

Para ahli geologi ini berasal dari Badan Pengkajian dan Penerapan
Teknologi (BPPT), Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia ( LIPI),
Departemen Energi dan Sumber Daya Mineral, CGGVeritas dan IPG
(Institut de Physique du Globe) Paris.

“Gunung api ini sangat besar dan tinggi. Di daratan Indonesia, tak ada
gunung setinggi ini kecuali Gunung Jayawijaya di Papua,” kata Direktur
Pusat Teknologi Inventarisasi Sumber Daya Alam BPPT Yusuf Surachman
kepada wartawan di Jakarta, Kamis (28/5).

Gunung api bawah laut berada di Palung Sunda di barat daya Sumatera,
330 km dari Bengkulu, di kedalaman 5,9 km dengan puncak berada di
kedalaman 1.280 meter dari permukaan laut. Meskipun gunung ini
diketahui memiliki kaldera yang menandainya sebagai gunung api, para
pakar mengaku belum mengetahui tingkat keaktifan gunung api bawah laut
ini.

“Bagaimanapun gunung api bawah laut sangat berbahaya jika meletus,”
katanya. Survei yang menggunakan kapal seismik Geowave Champion
canggih milik CGGVeritas itu adalah yang pertama di dunia karena
menggunakan streamer terpanjang, 15 km, dari yang pernah dilakukan
oleh kapal survei seismik.

Tujuan dari survei ini adalah untuk mengetahui struktur geologi dalam
(penetrasi sampai 50 km) yang meliputi Palung Sunda, prisma akresi,
tinggian busur luar (outer arc high), dan cekungan busur muka (fore
arc basin) perairan Sumatera.

Sejak gempa dan tsunami akhir 2004 dan gempa-gempa besar susulan
lainnya, terjadi banyak perubahan struktur di kawasan perairan
Sumatera yang menarik minat banyak peneliti asing.

Tim ahli dari Indonesia, AS, dan Perancis kemudian bekerja sama
memetakan struktur geologi dalam untuk memahami secara lebih baik
sumber dan mekanisme gempa pemicu tsunami menggunakan citra seismik
dalam (deep seismic image).

WAH
Sumber : Antara

-copy paste dari milis HAGI-